Rahasia Dagang merupakan bagian dari Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) sehingga diberikan perlindungan hak sebagaimana perlindungan terhadap HAKI lainnya. Rahasia Dagang diatur dalam Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2000 tentang Rahasia Dagang (UU Rahasia Dagang) yang merupakan implementasi atas Agreement on Trade Related Aspects of Intellectual Property Rights (TRIPs).

Karakteristik Rahasia Dagang :

  1. Informasi yang tidak diketahui umum
  2. Informasi dalam bidang teknologi atau bisnis
  3. Memiliki nilai ekonomis
  4. Dijaga kerahasiaan oleh Pemiliknya

Perbedaan Rahasia Dagang dengan HAKI

  1. HAKI lain tidak bersifat rahasia seperti Rahasia Dagang
  2. Rahasia Dagang mendapatkan perlindungan meskipun tidak mengandung nilai kreativitas atau pemikiran baru karena yang terpenting adalah kerahasiaan dari masyarakat umum. (Contoh: Suatu sistem kerja yang efektif, meskipun tidak kreatif tetapi keefektifan yang timbul dan kerahasiaannya menyebabkan informasi terkait system kerja tersebut bernilai komersial.)

Persamaan dengan HAKI lainnya adalah Pemilik Rahasia Dagang dapat memberikan Lisensi kepada pihak lain untuk menggunakan Rahasia Dagangnya selama jangka waktu tertentu melalui Perjanjian Lisensi.

Apabila terdapat pelanggaran terhadap perlindungan hak atas suatu rahasia dagang, Pemilik Rahasia Dagang atau Pemegang Lisensi Rahasia Dagang dapat melakukan gugatan secara perdata maupun melaporkan secara pidana, karena Tindak Pidana Pelanggaran Rahasia Dagang merupakan Delik Aduan